Saturday, September 17, 2016

Jalan yang dirindukan



"Tetaplah di sini, di jalan ini, bersama kafilah dakwah ini. Seberat apapun perjalanan yang harus ditempuh. Sebesar apapun pengorbanan untuk menebusnya. Tetaplah berada di sini.

Jika bersama dakwah ini sahaja engkau serapuh ini, sekuat apa engkau jika berseorang diri."
-Syeikhul Tarbiyah

"Jika kita bermajelis tidak merasakan manis, manakala kita berdakwah tak merasakan berkat, dan apabila kita bertemu tak merasakan rasa rindu, jangan-jangan kita dicabut dari rasa nikmat di dunia sehinggakan tak merasakan nikmat di akhirat." -Solikhin Abu Izzudin  

Monday, June 20, 2016

Dodi membebel lagi

Assalamualaikum

Apa perasaannya bila mengetahui diri sendiri adalah punca kepada semua masalah, rather than having external, technical problem? Rasa down. Wakakaka. Berbanding rasa lemah atau down, aku lebih rasa macam penat. 

Itulah dunia yang perlu dimujahadahkan. Sabar untuk sabar.

Usia yang berlalu dan semakin meningkat menunjukkan prestasi seni berkomunikasi dengan manusia yang semakin menurun. Semakin hari semakin selfish. Tiada keghairahan hendah berziarah, hendak menggembirakan manusia lain, menyebarkan kebaikan. Hanya nak confined diri sendiri, improve diri sendiri je kalau boleh.

Bila fikir balik, mungkin perasaan "oh, aku boleh buat lebih lagi sebenarnya kalau aku fokus untuk improve diri sendiri dengan cara sekian-sekian." Tapi ternyata tidak berhasil baik dengan suara itu. Aku tetap malas, malah realitinya prestasi diri semakin menurun.

Kami berpakat untuk buat muhasabah mingguan pada setiap awal minggu di bulan Ramadan, dan ternyata bila aku cuba balik list out good deeds yang aku buat, macam sangat sikit je. Tak tahu, adakah hari-hari dalam hidupku ini ada memberi kesan kepada yang lain? Takut terjebak dalam chain kejahatan je berbanding dengan chain kebaikan.

Rumah aku dihuni oleh orang-orang yang sangat baik sampai aku terasa macam aku yang jahat. Baik sangat just lacking semangat untuk bersama-sama jadi baik.

Sampai aku terasa "oh adakah baiknya aku ini hanya disebabkan biah yang menyokong? So kalau biah tak menyokong aku akan jadi waver dan tak baiklah." Kemudian aku rasa penat. Haha.

Cycle yang berulang.
Post yang dibuat semata-mata sebab rasa nak tulis.

At least by separuh ramadan ni aku temui solusi terbaik untuk masalah masa depan aku. Duduk dengan orang-orang yang nak tarik kita buat baik. 


Thursday, June 9, 2016

Blerp

People said im happy and positive

But i can't really do that --
Now.

Wednesday, May 4, 2016

We'll be the stars

"Yeah, we're holding on to who we are
When it's time to close your eyes
They will see us in the sky,
We'll be the stars!"


......

Antara hobi pagi yang paling saya suka ialah --

Selain daripada melihat sungai nil--
Ialah melihat beberapa pohon besar yang berada di luar universiti.

Sekarang ia sedang lebat hijau.

.......

Tak sangka, bulan yang disangka paling hectic dalam dunia tahun 5, which is bulan April, telah berlalu. Tetapi kepenatannya tidak sebesar masa zaman step hari tu yang lebih mencabar emosi dan fizikal. 

Apapun semoga Allah menerima amal-amal kita. Random je ni. Takde idea nak share apa. Just nak kongsi quote di atas. Sebab sekarang dalam fatrah hilang tsiqah dalam diri sendiri benda berkaitan medik. Adeh.

Doakan ya.

"We are young, we are gold
Trying things we didn't know
Looking at the sky, see it come alive
All our fears became our hopes
Climbed out every locked window
Rode a lion's mane and fell upon the rain

We can reach the constellations Trust me, all our dreams are breaking out

No, we're never gonna turn to dust,
Yeah, all we really need is us
Don't be scared to close your eyes
No, we're never gonna die, we'll be the stars
Oh, no, we're never gonna step too far
Yeah, we're holding on to who we are
When it's time to close your eyes
They will see us in the sky,
We'll be the stars!" 

Sabrina Carpenter, We'll Be the Stars